Kamis, 02 Mei 2013

PENGANTAR ORGANISASI DAN MANAGEMENT


PENGANTAR ORGANISASI DAN MANAGEMENT

 PENGERTIAN ORGANISASI
Menurut Drs. EK  Imam  Munawir, organisasi  adalah  merupakan  kerja  sama   di antara beberapa  orang  untuk mencapai suatu  tujuan  dengan mengadakan   pembagian  dan  peraturan  kerja.   Yang menjadi  ikatan  kerja sama dalam  organisasi  adalah tercapainya   tujuan  secara  efektif  dan   efisien.    Dari definisi tersebut dapat diambil pengertian, bahwa organisasi adalah merupakan wadah kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih  yang memiliki keterkaitan dengan  masyarakat  untuk mencapai  tujuan bersama.
Tingkat usia anggota perlu dipertimbangkan dengan  baik,  karena berkaitan  dengan pembinaan mereka. Anggota yang memiliki tingkat usia, pemikiran  dan  latar belakang yang  relatif homogen lebih  mudah  dibina bila  dibandingkan  dengan  yang heterogen.  Disamping  itu,  dengan usia yang sebaya, mereka akan  lebih  mudah  untuk bekerjasama dalam  melaksanakan program-program  yang  telah  direncanakan, sehingga akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan.

PENERAPAN ASAS ASAS ORGANISASI

Dalam  penerapan asas-asas organisasi untuk Remaja Masjid diperlukan sikap kritis, sehingga prinsip-prinsip  organisasi  yang diterapkan  dapat  dinafasi oleh  nilai-nilai Islam baik secara  langsung  maupun tidak langsung. Adapun asas-asas organisasi tersebut antara lain:
1.      Perumusan tujuan yang jelas.
2.      Departementasi
3.      Pembagian kerja.
4.      Koordinasi.
5.      Pelimpahan wewenang.
6.      Rentang kendali
7.      Jenjang Organisasi.
8.      Kesatuan perintah.
9.      Fleksibilitas.
10.  Keberlangsungan.
11.  Keseimbangan.
12.  Kepemimpinan.
13.  Pengambilan Keputusan.
PEMILIHAN JENIS ORGANISASI
Jenis organisasi  apabila  ditinjau  dari  segi  wewenang, tanggungjawab maupun hubungan kerjanya dapat dibedakan dalam berbagai macam. Pemilihan  jenis organisasi akan memberi pengaruh terhadap sistem kerja Pengurus dalam menjalankan aktivitasnya. Yang perlu dipertimbangkan adalah kemampuannya dalam mencapai  tujuan secara efektif dan efisien. yang  akan diperoleh beberapa keuntungan, antara lain:
a.       Adanya  pembagian kerja  yang  jelas dari masing-masing  personil  Pengurus,  baik   sebagai pimpinan, staf maupun pelaksana.
b.       Upaya   kaderisasi  dapat berlangsung dengan  baik,  karena adanya kesempatan  bagi  para Pengurus untuk mengembangkan diri.
c.       Menumbuhkan  suasana  kerjasama  yang baik  di antara Pengurus.
d.      Prinsip penempatan ahlinya pada bidangnya atau the right  man  on the right place dapat  lebih  mudah dilakukan.
e.       Menumbuhkan sikap disiplin, etos kerja, spesialisasi serta profesionalisme masing-masing Pengurus.
f.        Koordinasi dapat dilakukan dengan  baik,  karena  adanya pembidangan kerja yang jelas.
g.       Pengambilan keputusan juga dapat dilakukan dengan sehat dan cepat, karena melibatkan banyak  Pengurus dalam  bermusyawarah,  dan hasil keputusannya lekas diketahui  oleh  seluruh Pengurus.
h.       Memiliki fleksibilitas yang baik, sehingga mampu menyahuti  kebutuhan  efektifitas  dan   efisiensi organisasi dalam mencapai tujuannya.

STRUKTUR DAN BAGAN ORGANISASI           

Struktur kepengurusan menunjukkan Susunan Pengurus organisasi sesuai dengan jabatan, wewenang dan tanggungjawabnya. Sedang  bagan  organisasi merupakan gambar  struktur  organisasi  yang menunjukkan posisi, hirarki, rentang kendali dan lain sebagainya. Bagan organisasi biasanya berbentuk kotak-kotak kedudukan yang dihubungkan oleh  garis-garis wewenang, baik instruksional ataupun koordinatif. Adapun  manfaat  yang  dapat   diperoleh Pengurus dengan  menggunakan  bagan organisasi adalah:
a.   Dapat  diketahui besar-kecilnya organisasi
b.   Mudah  diketahui   garis-garis   saluran wewenang  dan tanggung jawab pengurus.
c.   Bisa diketahui masing-masing bidang kerja dan jabatan Pengurus yang ada.
d.   Bisa  untuk  mengetahui  perincian aktivitas  satuan organisasi maupun tugas setiap Pengurus.
e.   Dapat untuk mengetahui nama, foto dan kedudukan masing-masing Pengurus.
f.    Dapat  untuk   menilai   apakah   suatu Pengurus telah menerapkan prinsip-prinsip organisasi dengan baik atau belum.


 















Keterangan :
                        : Garis instruksi.
                        : Garis koordinasi.

Gambar: Contoh Bagan Organisasi

MANAGEMENT ORGANISASI


Organisasi dan management bagaikan tubuh dengan jiwanya.  Keduanya merupakan  satu  kesatuan  yang tidak  bisa dipisahkan, karena di dalam  usaha  pencapaian tujuan  organisasi yang bersifat statis  harus  digerakkan oleh sesuatu yang dinamis yang disebut dengan menagement. Management  adalah  suatu proses  yang  terdiri  dari perencanaan (planning),  pengorganisasian  (organizing), pelaksanaan (actuating) dan  pengawasan  (controlling) dengan memanfaatkan ilmu dan seni dalam usaha   mencapai   tujuan   yang   telah   ditetapkan sebelumnya.
Planning adalah   proses pemikiran  dan  pengaturan yang  matang  untuk masa  akan datang dengan menentukan  kegiatan-kegiatannya. Organizing merupakan pengaturan  segala perangkat dan  sumber  daya sedemikian   rupa  sehingga   merupakan   satu kesatuan organisasi yang harmonis dan dikelola untuk  mencapai tujuan yang telah  ditetapkan. Actuating bermakna  tindakan Pengurus dan anggota dalam rangkaian  kegiatan untuk   menjalankan  roda organisasi Remaja Masjid dalam rangka mencapai  tujuan. Controlling merupakan tindakan mengawasi, mengarahkan dan mengatur pelaksanaan kegiatan Organisasi agar  sesuai  dengan program dan  tujuan  yang telah  ditetapkan.
Adapun  hubungan  antara management dengan disiplin ilmu lainnya dalam lingkup ilmu administrasi dapat digambarkan sebagai berikut:



 









 

 


            Gambar: Hubungan management dengan disiplin ilmu lainnya

Management juga diartikan sebagai pimpinan lembaga / perusahaan. Sehingga kita  dapat mengenal  tingkat-tingkat  (level)  management   yang biasa  disebut  dengan  pimpinan  tingkat  atas  (Top Managemen),   pimpinan   tingkat menengah (Middle Management), pimpinan tingkat bawah (Lower Management).
Management sebagai aktivitas manusia sudah ada  sejak lama atau dapat dikatakan bahwa semenjak suatu  usaha dikerjakan  oleh  lebih dari satu  orang  kita  sudah dapati  suatu macam management. Management  tersebut sifatnya   sangat  sederhana  dan   bekerja   menurut tradisi. Pada awal abad ke-dua puluh F.W. Taylor  dan  H. Fayol mengembangkan management sebagai ilmu, sehingga mereka dikenal sebagai pelopor dalam ilmu management. Selanjutnya  ilmu   management   maupun penerapannya semakin berkembang sampai sekarang.

PERAN MANAGEMENT DALAM MENCAPAI TUJUAN


Organisasi  adalah  wadah  serta  proses  kerja  sama sejumlah  manusia yang terikat dalam hubungan  formal dalam  rangkaian hirarki untuk mencapai  tujuan  yang telah  ditentukan. Organisasi bukanlah tujuan  tetapi alat  untuk  mencapai  tujuan.  Sebagai  bagian  dari administrasi,   organisasi  adalah  merupakan   wadah dimana  kegiatan  management dijalankan.  Karena  itu tujuan  dari organisasi adalah juga merupakan  tujuan management.
Dalam usaha mencapai tujuan Organisasi, management  memiliki  peran  agar  proses  pencapaian tujuan  tersebut  dapat  berlangsung  secara  efektif  (berdaya  guna) dan efisien (berhasil  guna).  Dengan menerapkan prinsip-prinsip   management  seperti planning, organizing, actuating, controlling dan lain sebagainya  tujuan organisasi dapat diupayakan  untuk dicapai   dengan  lebih  baik. 
Management   memberi efektifitas dan efisiensi kerja yang lebih baik  bagi Pengurus Remaja Masjid dalam mencapai tujuan organisasi. Dalam mencapai   tujuan tersebut,    management memanfaatkan   sumber   daya   yang   tersedia   atau berpotensi. Adapun sumber daya management (management resources) Remaja Masjid antara  lain: Akhlak   (morale),  orang  (man),   mesin   (machine), material  (material), metode (method), uang  (money), waktu  (time),  sasaran  (market) dan  lain  sebagainya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan Komentarnya Disini...................