Tampilkan postingan dengan label Keorganisasian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keorganisasian. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Desember 2013

PENGORGANISASIAN


Pengorganisasian


1. PENGORGANISASIAN DAN STRUKTUR ORGANISASI
Dalam kehidupan nyata, orang-orang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan bersama, kegiatan yang dilakukan tersebut menandakan suatu lembaga atau kelompok fungsional atau biasa disebut dengan istilah �organisasi�. Organisasi dalam hal ini bisa terdapat pada badan usaha, instansi pemerintah, lembaga pendidikan, militer, kelompok masyarakat atau suatu perkumpulan olah raga.
 Suatu organisasi perlu untuk mengalokasikan dan menugaskan kegiatan diantara para anggotanya agar tujuan dari organisasi tersebut dapat tercapai dengan efisien. Oleh karena itu, didalam bab ini akan diungkapkan mengenai bermacam-macam aspek proses pengorganisasian yang tentu saja berkenaan dengan pencapaian tujuan organisasi.
Kata Organisasi mempunyai dua pengertian umum. Pengertian pertama menandakan suatu lembaga atau kelompok fungsional, seperti organisasi perusahaan, rumah sakit, perwakilan pemerintah atau suatu perkumpulan olah raga. Pengertian kedua berkenaan dengan proses pengorganisasian, sebagai suatu cara dalam mana kegiatan organisasi dialokasikan dan ditugaskan diantara para anggotanya agar tujuan organisasinya dapat tercapai dengan efisien.

Jumat, 13 September 2013

CONTOH LAPORAN SEMINAR

CONTOH LAPORAN KEGIATAN (Seminar, Diklat, IHT, dll)


SMK MUHAMMADIYAH 4 SURAKARTA
KOMPETENSI KEAHLIAN FARMASI
Alamat: Jalan Slamet Riyadi Nomor 443
Telp. (0271) 712192 Surakarta


LAPORAN KEGIATAN
A.    NAMA KEGIATAN
“Seminar Nasional Bedah Kurikulum 2013” dalam rangka Dies Natalis ke-48 Universitas Negeri Semarang (UNNES) 2013
B.    WAKTU PELAKSANAAN
8 April 2013
C.    TEMPAT
Graha Perhutani Solo
Jl. Slamet Riyadi No. 473 Solo
D.    TUJUAN
Setelah mengikuti seminar nasional Bedah Kurikulum 2013 dengan tema: “Mampukah Kurikulum 2013 menjawab tantangan peningkatan kompetensi guru”, diharapkan peserta mampu:
1.   Memahami ihwal Kurikulum 2013
2.   Memahami  cara mengembangkan Kurikulum 2013
3.   Memahami  cara merancang strategi pembelajaran pada implementasi Kurikulum 2013
4.   Mengevaluai kurikulum 2013
5.   Mengimplementasikan kurikulum 2013 pada semua jenjang dan jenis pendidikan.

CONTOH LAPORAN KEGIATAN

  • contoh laporan kegiatan organisasi sekolah

    LAPORAN KEGIATAN

    Judul : Laporan kegiatan pemberian materi sekaligus pengrekrutan anggota baru
    PMR MAN 1 Lubuklinggau

    I.Pendahuluan
    Palang Merah Remaja (PMR) merupa organisasi yang bergerak di bidang yang bersifat kemanusiaan, bukan hanya sekedar mempelajari cara menangani korban, namun di PMR juga melatih anggota anggotanya untuk mengasah kreatifitas dengan berbagai kegiatan yang diadakan.Itu semua tentunya agar insan insan PMR menjadi lebih unggul di bandingkan yang lainnya.
    Sehubungan dengan adanya kegiatan Masa orientasi siswa yang di adakan OSIS MAN 1 Lubuklinggau,maka PMR mengadakan pengrekrutan anggota baru yang di lakukan sesuai jadwal yang telah di tentukan bersama pihak OSIS.

Kamis, 02 Mei 2013

PENGANTAR ORGANISASI DAN MANAGEMENT


PENGANTAR ORGANISASI DAN MANAGEMENT

 PENGERTIAN ORGANISASI
Menurut Drs. EK  Imam  Munawir, organisasi  adalah  merupakan  kerja  sama   di antara beberapa  orang  untuk mencapai suatu  tujuan  dengan mengadakan   pembagian  dan  peraturan  kerja.   Yang menjadi  ikatan  kerja sama dalam  organisasi  adalah tercapainya   tujuan  secara  efektif  dan   efisien.    Dari definisi tersebut dapat diambil pengertian, bahwa organisasi adalah merupakan wadah kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih  yang memiliki keterkaitan dengan  masyarakat  untuk mencapai  tujuan bersama.
Tingkat usia anggota perlu dipertimbangkan dengan  baik,  karena berkaitan  dengan pembinaan mereka. Anggota yang memiliki tingkat usia, pemikiran  dan  latar belakang yang  relatif homogen lebih  mudah  dibina bila  dibandingkan  dengan  yang heterogen.  Disamping  itu,  dengan usia yang sebaya, mereka akan  lebih  mudah  untuk bekerjasama dalam  melaksanakan program-program  yang  telah  direncanakan, sehingga akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan.

PENERAPAN ASAS ASAS ORGANISASI

Dalam  penerapan asas-asas organisasi untuk Remaja Masjid diperlukan sikap kritis, sehingga prinsip-prinsip  organisasi  yang diterapkan  dapat  dinafasi oleh  nilai-nilai Islam baik secara  langsung  maupun tidak langsung. Adapun asas-asas organisasi tersebut antara lain:
1.      Perumusan tujuan yang jelas.
2.      Departementasi
3.      Pembagian kerja.
4.      Koordinasi.
5.      Pelimpahan wewenang.
6.      Rentang kendali
7.      Jenjang Organisasi.
8.      Kesatuan perintah.
9.      Fleksibilitas.
10.  Keberlangsungan.
11.  Keseimbangan.
12.  Kepemimpinan.
13.  Pengambilan Keputusan.
PEMILIHAN JENIS ORGANISASI
Jenis organisasi  apabila  ditinjau  dari  segi  wewenang, tanggungjawab maupun hubungan kerjanya dapat dibedakan dalam berbagai macam. Pemilihan  jenis organisasi akan memberi pengaruh terhadap sistem kerja Pengurus dalam menjalankan aktivitasnya. Yang perlu dipertimbangkan adalah kemampuannya dalam mencapai  tujuan secara efektif dan efisien. yang  akan diperoleh beberapa keuntungan, antara lain:
a.       Adanya  pembagian kerja  yang  jelas dari masing-masing  personil  Pengurus,  baik   sebagai pimpinan, staf maupun pelaksana.
b.       Upaya   kaderisasi  dapat berlangsung dengan  baik,  karena adanya kesempatan  bagi  para Pengurus untuk mengembangkan diri.
c.       Menumbuhkan  suasana  kerjasama  yang baik  di antara Pengurus.
d.      Prinsip penempatan ahlinya pada bidangnya atau the right  man  on the right place dapat  lebih  mudah dilakukan.
e.       Menumbuhkan sikap disiplin, etos kerja, spesialisasi serta profesionalisme masing-masing Pengurus.
f.        Koordinasi dapat dilakukan dengan  baik,  karena  adanya pembidangan kerja yang jelas.
g.       Pengambilan keputusan juga dapat dilakukan dengan sehat dan cepat, karena melibatkan banyak  Pengurus dalam  bermusyawarah,  dan hasil keputusannya lekas diketahui  oleh  seluruh Pengurus.
h.       Memiliki fleksibilitas yang baik, sehingga mampu menyahuti  kebutuhan  efektifitas  dan   efisiensi organisasi dalam mencapai tujuannya.

STRUKTUR DAN BAGAN ORGANISASI           

Struktur kepengurusan menunjukkan Susunan Pengurus organisasi sesuai dengan jabatan, wewenang dan tanggungjawabnya. Sedang  bagan  organisasi merupakan gambar  struktur  organisasi  yang menunjukkan posisi, hirarki, rentang kendali dan lain sebagainya. Bagan organisasi biasanya berbentuk kotak-kotak kedudukan yang dihubungkan oleh  garis-garis wewenang, baik instruksional ataupun koordinatif. Adapun  manfaat  yang  dapat   diperoleh Pengurus dengan  menggunakan  bagan organisasi adalah:
a.   Dapat  diketahui besar-kecilnya organisasi
b.   Mudah  diketahui   garis-garis   saluran wewenang  dan tanggung jawab pengurus.
c.   Bisa diketahui masing-masing bidang kerja dan jabatan Pengurus yang ada.
d.   Bisa  untuk  mengetahui  perincian aktivitas  satuan organisasi maupun tugas setiap Pengurus.
e.   Dapat untuk mengetahui nama, foto dan kedudukan masing-masing Pengurus.
f.    Dapat  untuk   menilai   apakah   suatu Pengurus telah menerapkan prinsip-prinsip organisasi dengan baik atau belum.


 















Keterangan :
                        : Garis instruksi.
                        : Garis koordinasi.

Gambar: Contoh Bagan Organisasi

MANAGEMENT ORGANISASI


Organisasi dan management bagaikan tubuh dengan jiwanya.  Keduanya merupakan  satu  kesatuan  yang tidak  bisa dipisahkan, karena di dalam  usaha  pencapaian tujuan  organisasi yang bersifat statis  harus  digerakkan oleh sesuatu yang dinamis yang disebut dengan menagement. Management  adalah  suatu proses  yang  terdiri  dari perencanaan (planning),  pengorganisasian  (organizing), pelaksanaan (actuating) dan  pengawasan  (controlling) dengan memanfaatkan ilmu dan seni dalam usaha   mencapai   tujuan   yang   telah   ditetapkan sebelumnya.
Planning adalah   proses pemikiran  dan  pengaturan yang  matang  untuk masa  akan datang dengan menentukan  kegiatan-kegiatannya. Organizing merupakan pengaturan  segala perangkat dan  sumber  daya sedemikian   rupa  sehingga   merupakan   satu kesatuan organisasi yang harmonis dan dikelola untuk  mencapai tujuan yang telah  ditetapkan. Actuating bermakna  tindakan Pengurus dan anggota dalam rangkaian  kegiatan untuk   menjalankan  roda organisasi Remaja Masjid dalam rangka mencapai  tujuan. Controlling merupakan tindakan mengawasi, mengarahkan dan mengatur pelaksanaan kegiatan Organisasi agar  sesuai  dengan program dan  tujuan  yang telah  ditetapkan.
Adapun  hubungan  antara management dengan disiplin ilmu lainnya dalam lingkup ilmu administrasi dapat digambarkan sebagai berikut:



 









 

 


            Gambar: Hubungan management dengan disiplin ilmu lainnya

Management juga diartikan sebagai pimpinan lembaga / perusahaan. Sehingga kita  dapat mengenal  tingkat-tingkat  (level)  management   yang biasa  disebut  dengan  pimpinan  tingkat  atas  (Top Managemen),   pimpinan   tingkat menengah (Middle Management), pimpinan tingkat bawah (Lower Management).
Management sebagai aktivitas manusia sudah ada  sejak lama atau dapat dikatakan bahwa semenjak suatu  usaha dikerjakan  oleh  lebih dari satu  orang  kita  sudah dapati  suatu macam management. Management  tersebut sifatnya   sangat  sederhana  dan   bekerja   menurut tradisi. Pada awal abad ke-dua puluh F.W. Taylor  dan  H. Fayol mengembangkan management sebagai ilmu, sehingga mereka dikenal sebagai pelopor dalam ilmu management. Selanjutnya  ilmu   management   maupun penerapannya semakin berkembang sampai sekarang.

PERAN MANAGEMENT DALAM MENCAPAI TUJUAN


Organisasi  adalah  wadah  serta  proses  kerja  sama sejumlah  manusia yang terikat dalam hubungan  formal dalam  rangkaian hirarki untuk mencapai  tujuan  yang telah  ditentukan. Organisasi bukanlah tujuan  tetapi alat  untuk  mencapai  tujuan.  Sebagai  bagian  dari administrasi,   organisasi  adalah  merupakan   wadah dimana  kegiatan  management dijalankan.  Karena  itu tujuan  dari organisasi adalah juga merupakan  tujuan management.
Dalam usaha mencapai tujuan Organisasi, management  memiliki  peran  agar  proses  pencapaian tujuan  tersebut  dapat  berlangsung  secara  efektif  (berdaya  guna) dan efisien (berhasil  guna).  Dengan menerapkan prinsip-prinsip   management  seperti planning, organizing, actuating, controlling dan lain sebagainya  tujuan organisasi dapat diupayakan  untuk dicapai   dengan  lebih  baik. 
Management   memberi efektifitas dan efisiensi kerja yang lebih baik  bagi Pengurus Remaja Masjid dalam mencapai tujuan organisasi. Dalam mencapai   tujuan tersebut,    management memanfaatkan   sumber   daya   yang   tersedia   atau berpotensi. Adapun sumber daya management (management resources) Remaja Masjid antara  lain: Akhlak   (morale),  orang  (man),   mesin   (machine), material  (material), metode (method), uang  (money), waktu  (time),  sasaran  (market) dan  lain  sebagainya.

DASAR KEORGANISASIAN


DASAR KEORGANISASIAN

DEFINISI ORGANISASI
Organisasi berasal dari bahasa sangsekerta yang terdiri dari
Organ (Tubuh) dan isasi (Bagian)
Orgaisasi menurut istilah adalah dapat dilihat dari beberapa pendapat:
a.       Menurut Chester I Bernard organisasi adalah suatu sistim mengenai usaha-usaha kerjasama yang dilakukan oleh dua orang
b.       Menurut james D Ibooney organisasi adalah setiap bentuk perserikatan manusia untuk mencapai  suatu maksud bersama atau tujuan umum
Dari kedua defenisi diatas maka kita dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa organisasi adalah sesuatu yang dinamis dan merupakan proses pembagian atau petemuan tujuan  serta batasan dengan sistim usaha kerja sama dari para sekelompok orang untuk dapat mencapai tujuan bersama.
Bagian organisasi adalah suatu bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih, yang bekerja sama serta terikat yang termuat adanya tujuan yang ditetapkan bersama dimana didalam nya terdapa seorang atau kelompok orang yang disebut bawahan  yang dinyatakan sebagai bawahan  yang dinyatakan sebagai perserikatan yang hidup  dan berkembang
  • Kemampuan orang-orang
  • Bekerja sama
  • Pencapaian tujuan bersama

Senin, 01 April 2013

CONTOH TUGAS POKOK DAN FUNGSI PENGURUS ORGANISASI


Tugas Pokok dan Fungsi Pengurus Takmir
Written By: admin on June 5, 2010 One Comment
Tugas Pokok dan Fungsi Pengurus Takmir
Jabatan
Tugas Pokok dan Fungsi
Penasehat :
Memberi nasehat dan pertimbangan demi kelancaran kerja Dewan Pengurus
Ketua
Bertanggung jawab secara keseluruhan terhadap aktivitas takmir dan memegang kebijaksanaan umum takmir baik ke dalam maupun keluar
Sekretaris
  1. Merumuskan kebijaksanaan umum dalam bidang kesekretariatan dan administrasi organisasi sebagai pusat komunikasi dan informasi.
  2. Bertanggung jawab atas pelaksanaan rapat.
  3. Bertanggung jawab bagi pengadaaan sarana serta prasarana kesekretariatan lainnya.
  4. Bersama dengan Ketua menandatangani surat-surat keluar.
  5. Membuat laporan kegiatan organisasi.
  6. Menyediakan daftar hadir dan membuat catatan-catatan rapat organisasi.
  7. Mengumpulkan laporan-laporan dari tiap-tiap bidang.
  8. Mengarsipkan segala macam surat menyurat.
Bendahara
  1. Bersama Ketua menjalankan kebijaksanaan keuangan.
  2. Bertanggung jawab atas administrasi keuangan organisasi.
  3. Membuat laporan keuangan organisasi secara berkala sehingga dapat diperiksa bila diperlukan.
  4. Menandatangani bukti-bukti pengeluaran dan penerimaan uang.
  5. Membuat dan mengumpulkan bukti-bukti tertulis pengeluaran uang yang berupa kuitansi dan lain sebagainnya.
  6. Menerima dan menyimpan uang milik takmir.
  7. Memeriksa laporan-laporan keuangan dari masing-masing bidang.
Departemen
Mengkoordinasi Bidang-Bidang kegiatan terkait
Bidang :

Bidang Ibadah dan kajian
Melaksanakan program ibadah sholat wajib, Jumatan, dan sunnah; kultum, pengajian ahad pagi, kajian Sabtu pagi, dll
Bidang Pengembangan Dienul Islam
Melaksanakan program pembelajaran Islam intensif (pesantren), BTAQ, menginisiasi pendirian rumah Tahfidz, pembinaan mualaf
Bidang ibadah sosial
Melaksanakan program PHBI, pengabdian masyarakat, beasiswa
Bidang Pengembangan SDM
Melaksanakan program pelatihan kepemimpinan, upgrading, kader dakwah
Bidang ZIS dan pemberdayaan
Melaksanakan program pengumpulan dan penyaluran ZIS serta pemberdayaan masyarakat melalui pemberian modal usaha
Bidang Pendidikan komplementer
Melaksanakan program pengembangan bakat, pendidikan khusus,TPA dan ketrampilan
Bidang Pembinaan Keluarga Sakinah
Melaksanakan program pendidikan pra nikah, pengajian ahad akhir bulan, konsultasi keluarga
Bidang kesehatan
Melaksanakan program poliklinik, pendidikan kesehatan, pendampingan kesehatan
Bidang Penerbitan dan jurnalistik
Melaksanakan program penerbitan bulletin/newsletter, pendidikan jurnalistik, fotografi, dan penerbitan buku
Bidang informasi
Melaksanakan program pengelolaan informasi masjid dan administrasi web
Bidang Perpustakaan
Melaksanakan program perpustakaan, minat baca dan bedah buku
Bidang kebersihan dan rumah tangga
Melaksanakan program kebersihan, mempersiapkan fasilitas kegiatan, dan keamanan
Bidang Perawatan dan penataan asset
Melaksanakan program perawatan gedung dan lingkungan, perencanaan-pengembangan prasarana, perawatan inventaris, instalasi listrik, air, internet dan telepon
Bidang Administrasi dan arsip
Melaksanakan program penataan administrasi, pembuatan database, dan mengatur arsip
Departemen Pengembangan Remaja dan jaringan (semi otonomi Remais)
Melaksanakan program Remais dan hubungan ekstern dengan alumni dan lembaga
Manager masjid
Pelaksana teknis urusan secretariat merangkap sebagai manager masjid

KEGIATAN