Selasa, 15 Januari 2013

PROGRAM SERTIFIKASI KAKAO

Program Sertifikasi Kakao Berkelanjutan

19 Juni 2012
Latar Belakang Dalam beberapa tahun terakhir, tuntutan akan pentingnya pengelolaan komoditas secara berkelanjutan semakin meningkat, tidak terkecuali untuk tanaman kakao, salah satu merupakan komoditas andalan Indonesia. Sebagai salah satu negara pengekspor kakao terbesar dunia di samping Ghana dan Pantai Gading, maka para stakeholder kakao di Indonesia harus segera merespon tuntutan ini, bahkan harus berada di depan dalam pengelolaan kakao secara berkelanjutan.
Pengelolaan  kakao  yang mengedepankan  bukan  hanya  kepedulian  pada  aspek  ekonomi,  tetapi juga  pada  aspek  sosial  dan  lingkungan  ini  tengah  berjalan  di  Indonesia.  Tercatat  Indikator  Nasional  untuk  kriteria  sertifikasi  kakao  lestari  telah  dihasilkan  oleh  tim  National  Reference  Group  on  Cocoa.  Bahkan  PT.  Mars  Indonesia  pun  telah  membuat  Panduan  untuk  petani  mengenai  program  sertifikasi  kakao  lestari.Namun,  dirasa  perlu  untuk  mereview  dan  mengembangkan  panduan  panduan  di  tingkat  petani,  sehingga  sejalan  dengan  sertifikasi keberlanjutan yang telah dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi International, seperti UTZ, RA dan Fairtrade. Usaha  ini  akan  menjamin  keberlanjutan  produksi  dan  industri  kakao  kita  hingga generasi mendatang.
Untuk maksud tersebut, PT.Mars  Indonesia  yang  tergabung  dalam  Cocoa  Sustainable Partnership (CSP) sebagai wadah untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman stakeholder kakao di  Indonesia, akan  melaksanakan  lokakarya (workshop)tentang paraktik Kakao Berkelanjutan di lapangan.


Tujuan
Workshop ini bertujuan  untuk  memberikan  pemahaman  yang  utuh  terkait  sertifikasi  kakao  kepada berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan sertifikasi,untuk kemudian mendiskusikannya  secara  bersama  dalam  rangka  menghimpun  masukan  sebagai  bahan  untuk  penyempurnaan  dokumen  panduan  sertifikasi  kakao  nasional. Diharapkan,  dari  workshop  ini dihasilkan berbagai masukan dari para praktisi kakao berkelanjutan  di  lapangan, sehingga tersusun suatu dokumen panduan dalam pencapaian standar sertifikasi yang bisa diterapkan dengan berhasil, dengan mengacu pada standar lembaga sertifikasi international, khususnya UTZ, RA dan Fairtrade.

Pelaksanaan

Workshop ini diadakan pada hari Kamis, tanggal 19 Januari 2012 di Hotel Clarion, Makasar. Sebagai pembicara adalah, Prof.Sikstus Gusli (Univ.Hasanuddin), A.Asmayanti (PT.MARS) dan dimoderatori oleh Dr.Rijal Idrus. Perwakilan dari Kakao Lestari dihadiri oleh Ibu Veronika Ratri

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan Komentarnya Disini...................