Rabu, 06 Juni 2012

MANAJEMEN USAHA FERMENTASI KAKAO


Praktek Manajemen Usaha

I.      Studi Kelayakan Usaha

FERMENTASI BIJI KAKAO

Penanganan biji kakao setelah panen dianjurkan untuk di fermentasi sebelum dikeringkan dan dijual.  Penanganan seperti ini dianjurkan agar aroma kakao menjadi keluar dan dapat dilakukan berbagai pengolahan.  Sedangkan kakao yang tidak difermentasi hanya bisa diambil minyaknya saja, sedangkan ampasnya tidak bisa diolah karena aromanya tidak keluar.  Umumnya kakao fermentasi dikirim ke berbagai negara terutama Eropa dengan harga yang lebih baik, sedangkan yang tidak fermentasi umumnya dikirim ke Amerika dengan harga yang lebih rendah.  Berdasarkan kondisi tersebut maka direncanakan melakukan usaha fermentasi biji kakao sebelum dikeringkan dan dijual.  Studi kelayakan tentang usaha ini sebagai berikut:
1.    Aspek Pasar
Pasar kakao mempunyai spesifikasi yang khas, yaitu hasil olahan fermentasi (fermented) dan tidak difermentasi (unfermented).  Harga ekspor fermented mencapai 2,633 USD per ton.  Pada pasar lokal harga kakao fermentasi Rp. 26.500 per Kg, yang bukan fermentasi Rp. 21.000 per Kg. Dibandingkan dengan tahun lalu harga saat ini mengalami peningkatan yang cukup pesat.  Prospek pasar kakao masih cukup besar karena permintaan pasar ekspor terus meningkat.
2.    Aspek Teknis

a.    Pemilihan buah yang bagus
b.    Pemecahan kulit buah
c.    Pemisahan biji dengan plasenta
d.    Memasukkan kedalam bak ukuran 40 x 40 x 60 cm3 dengan volume rata-rata 45 kg biji buah basah.
e.    Ditutup dengan karung
f.     48 jam kemudian dibalik, rata-rata suhu dipertahankan 45 – 47o C.
g.    Hari ke-5 di jemur diatas para-para sampai kadar air mencapai 7,5% selama 4 hari.
h.    Dilakukan penyortiran hasil kering, dengan hasil yang baik 15 kg.
i.      Pengepakan dilakukan memakai karung goni biasa
j.      Dipasarkan

3.    Aspek Keuangan

a.    Investasi
No.
Uraian
banyak
satuan
Harga satuan
Jumlah Harga
1.
Para-para
3
buah
200.000
600.000
2.
Kotak kayu
2
buah
350.000
700.000
3.
Termometer
1
buah
50.000
50.000
4.
Karung penutup
1
lbr
6.000
6.000

Jumlah



1.356.000

b.    Penyusutan
No.
Uraian
Umur
satuan
Harga
Penyusutan
1.
Para-para
3
Tahun
600.000
8.333
2.
Kotak kayu
5
Tahun
700.000
5.833
3.
Termometer
1
Tahun
50.000
2.083
4.
Karung penutup
6
Bulan
6.000
500

Jumlah



16.749

Penyusutan per 2 minggu sebesar Rp. 16.749 dibulatkan menjadi Rp. 16.750.



c.    Modal Kerja
No.
Uraian
banyak
satuan
Harga satuan
Jumlah Harga
1.
Beli bahan
45
Kg
7.500
337.500
2.
Karung kecil
1
buah
1.500
1.500
3.
Tenaga Kerja
15
hari
1.000
15.000

Jumlah



354.000

d.    Modal Usaha
No.
Uraian



Jumlah Harga
1.
Investasi



1.356.000
2.
Modal Kerja



354.000

Jumlah



1.710.000

e.    Proyeksi Produksi
Produksi yang baik 15 Kg @ Rp. 26.500 = Rp. 397.500

f.     Proyeksi Rugi-Laba
No.
Uraian
banyak
satuan
Harga satuan
Jumlah Harga
1.
Hasil Penjualan
15
Kg
26.500
397.500
2.
Biaya produksi



354.000
3.
Penyusutan
15
Hari

16.750

Keuntungan


(1-2-3)
26.750

Keuntungan bersih melakukan usaha fermentasi sebesar Rp. 26.750,-.









II.            Pencatatan dan Pelaporan Keuangan


Soal :
Seorang anggota kelompok Pak Jamal ingin melakukan kegiatan fermentasi biji kakao agar memperoleh hasil penjualan yang lebih baik. Beliau dapat pinjaman sebesar Rp. 2.000.000,- pada tanggal 2. Pada tanggal tersebut langsung belanja investasi sebesar Rp. 1.356.000, dan mengerjakan pembuatan kotak sampai jadi dengan ukuran yang telah ditentukan 40 x 40 x 60 cm3.  Besoknya pada tanggal 3 beliau membeli bahan biji kakao sebanyak 45 kg @ Rp. 7.500. Kemudian proses fermentasi langsung dimulai, dua hari kemudian dilakukan pembalikan, setelah 5 hari di buka dan dijemur diatas para-para sekitar 4 hari. Pada tanggal 15 biji yang dijemur sudah kering dengan kadar air rata-rata 7,5%. Pada tanggal tersebut beliau membeli karung 1 buah yang kecil untuk pembungkus seharga Rp. 1.500,- dan membayar upah yang bekerja sebesar Rp. 15.000,-. Kemudian menjual pada kelompok sebanyak 15 kg @ Rp. 26.500. Pak Jamal belum tau bagaimana cara membuat pembukuan dan pelaporan keuangan yang baik, mohon bantuannya agar pada waktu berikutnya bisa dilanjutkan beliau. Beliau ingin pada tanggal 16 sudah tutup buku, dan menginformasikan bahwa pada saat awal tanggal 1 ada uang di kantong sebesar Rp. 200.000,-. Untuk itu mohon dibuatkan buku kas, perhitungan rugi-laba, dan neraca keuangan beliau. Atas bantuannya pak Andi mengucapkan banyak terimakasih.

Jawaban :
a.    Buku Kas

Tgl.
Uraian
Pemasukan
Pengeluaran
Saldo
  1
  2

  3
15


16
Saldo awal
Dapat pinjaman
Beli barang Investasi
Beli bahan 45 Kg
Beli karung 1 buah
Bayar Tenaga Kerja
Hasil Penjualan
Saldo Akhir
200.000
2.000.000




397.500


1.356.000
337.500
1.500
15.000

887.500
200.000
2.200.000
844.000
506.500


887.500

Jumlah
2.597.500
2.597.500


b.    Perhitungan Rugi-laba

Sama dengan perhitungan rugi-laba pada kelayakan diatas yaitu :
No.
Uraian
banyak
satuan
Harga satuan
Jumlah Harga
1.
Hasil Penjualan
15
Kg
26.500
397.500
2.
Biaya produksi



354.000
3.
Penyusutan
15
Hari

16.750

Keuntungan


(1-2-3)
26.750

c.    Neraca

Aktiva                                                                                          Pasiva
1.    Kas
887.500
1. Hutang
2.000.000
2.    Bank
0
2.Modal
200.000
3.    Persediaan
0
3.Hibah
0
4.    Investasi
1.339.250
4. Rugi-laba
26.750
5.    Piutang
0






Jumlah Aktiva
2.226.750
Jumlah Pasiva
2.226.750

Catatan : Investasi dikurangi penyusutan sebesar 16.750.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan Komentarnya Disini...................