Senin, 28 Mei 2012

CARA MEMBUAT PESTISIDA UNTUK TANAMAN PADI



CARA MEMBUAT PESTISIDA NABATI  UNTUK HAMA TANAMAN PADI
PEMBUATAN PESTISIDA ORGANIK UNTUK TANAMAN PADI

 
Salah satu cara pengendaslian hama dan penyakit tanaman padi yang dibudidayakan secara organik adalah penggunaan pestisida organik. Aplikasi pestisida organik dalam budidaya padi organik sama pentingnya dengan penggunaan pestisida kimia.

Pestisida organik merupakan pestisida yang bahan dasarnya berasal dari tumbuhan maupun hewan. Pestisida organik relatif mudah dibuat dengan penggunaan bahan-bahan yang ada di sekitar kita.

Ada ribuan jenis tumbuhan yang dilaporkan mengandung bahan pestisida organik, bila seluruh potensi tersebut sudah dimanfaatkan, betapa kayanya petani akan pestisida nabati yang mudah didapatkan dan ramah lingkungan

Tabel beberapa jenis tumbuhan penghasil pestisida nabati untuk pengendalian hama penyakit padi

Jenis Tumbuhan
Bagian Tumbuhan
Hama Penyakit yang Dikendalikan
Bawang Putih

Jeringau
Paitan
Tembakau
Sirsak
Sere
Mimba
Mindi
Lengkuas
Gadung KB
Gadung Racun
Kunyit
Bawang Merah
Cabai Merah
Cengkih
Umbi

Rimpang
Seluruh tanaman
Daun
Daun
Daun
Daun dan biji
Daun dan biji
Umbi
Umbi
Umbi
Rimpang
Umbi
Buah
Daun
Berbagai jenis wereng dan penyakit karena jamur
Berbagai jenis wereng
Berbagai jenis wereng
Berbagai jenis wereng
Berbagai jenis wereng
Walang sangit, ganjur dan penggerak batang
Walang sangit, ganjur dan penggerak batang
Walang sangit, ganjur dan penggerak batang
Walang sangit, ganjur dan penggerak batang
Tikus
Tikus
Berbagai penyakit karena jamur
Berbagai penyakit karena jamur
Berbagai penyakit karena jamur
Berbagai penyakit karena jamur

Beberapa contoh pembuatan ramuan pestisida organik.

1.   Ramuan  (untuk hama wereng)

      a.   Bahan :
            Daun sirsak 1 genggam
            Rimpang jeringan 1 gengam
            Bawang putih 20 siung
            Sabun colek 20 gr
            Air 20 liter
      b.   Cara pembuatan :
            Daun sirsak, rimpang jeringau dan bawang putih ditumbuk sampai halus, lalu campurkan dengan sabun colek. Campuran tersebut direndam dalam 20 liter air selama dua hari. Setelah itu, larutan disaring dengan kain halus.
      c.   Cara pengaplikasian :
            Setiap 1 liter air saringan diencerkan dalam 15 liter air, lalu disemprotkan merata ke bagian bawah tanaman padi.


2.   Ramuan  (untuk hama walang sangir, penggerek batang dan ganjur)

      a.   Bahan :
            Daun mimba 1 kg
            Daun mindi 1 kg
            Sereh 2 batang
            Bawang putih 10 siung
            Bawang merah 10 siung
            Jahe 1 jari jempol
            Kunyit 1 jari jempol
            Kencur 1 jari jempol
            Alkohol 100 cc
            Cuka 100 cc
            Air cucian beras 1 liter
      b.   Cara pembuatan :
            Daun mimba, daun mindi, bawang putih, bawang merah, jahe, kencur, kunyit, dan sereh ditumbuk hingga halus. Hasil tumbukan bahan-bahan tersebut dimasukkan ke dalam air cucian beras yang sudah dicampur dengan alkohal dan cuka. Campuran tersebut dibiarkan selama dua minggu, setelah itu, airnya disaring.
      c.   Cara pengaplikasian :
            Setiap 0,25 liter cairan rendaman dicampur dengan 10 liter air, lalu disemprotkan ke tanaman padi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan Komentarnya Disini...................