Rabu, 07 November 2012

MANAJEMEN KANDANG KAMBING


MANAJEMEN KANDANG PEMELIHARAAN KAMBING

Dalam memelihara ternak kambing PE tentu akan muncul persoalan tempat memeliharanya , yaitu kandang kambing. Sebenarnya kandang kambing PE secara umum memiliki fungsi yang serupa dengan rumah , tentu harus memiliki keseriusan dan ketelitian agar kandang tersebut menjadi nyaman bagi kambing yang akan tinggal di dalamnya. Sedang perinsipnya membangun kandang PE adalah memiliki tujuan agar kambing nyaman dan bisa bereproduksi secara normal.

( 1 ) Syarat kandang yang baik :

1. Terpisah dari rumah ( minimal ) 5 M, sehingga tidak menimbulkan bau ke dalam rumah.
2. Lokasi kandang berada di tempat kering tidak lembab dan bebas dari lalu lintas.
3. Sirkulasi udara cukup baik.

( 2 ) Ukuran kandang

Ukuran kandang disesuaikan dengan jumlah ternak yang dipelihara dengan ukuran kandang sebagai berikut :

1. Anak : 1 x 1,2 m2/2 ekor
2. Dara / betina dewasa : 1 x 1,2 m2/2 ekor
3. Jantan dewasa : 1,2 x 1,4 m2/2 ekor
4. Induk dan anak : 1,5 m2/2 ekor

( 3 ) Type kandang / bentuk kandang

Ada 2 type/bentuk kandang yang dipakai peternak yaitu sistem kolong dan tidak berkolong. Masing-masing punya keuntungan dan kerugian seperti pada tabel.4

Apabila membangun kandang kambing PE hendaknya memiliki fungsi sebagai berikut

1. Kandang Kambing adalah tempat aktifitas kambing ,seperti makan ,tidur,kencing,minum dan lain sebagainya.

2. Kandang kambing sebagai tempat berlindung dari panas , hujan,dan terpaan angin.

3. Kandang kambing sebagai tempat berlindung dari pemangsa atau hewan penggangu lainya

4. Kandang kambing sebagai pencegah liarnya kambing PE ,atau menghindarkan kambing untuk memakan dan merusak tanaman lain.

5. Kandang kambing sebagai tempat penjagaan dan pengawasan ternak

Membangun kandang kambing PE memang agak lain dengan membangun kandang ternak seperti sapi atau kambing domba ,karena ke unikan kambing PE ini.Tentu melalui proses perkembangan serta uji kelayakan di lapangan yang cukup lama dan panjang yang dilakukan para peternak di desa kami hingga kini melahirkan desain yang di sepakati oleh sebagian besar peternak di lingkungan saya.

Kandang Kambing PE biasanya di buat berpanggung dengan tujuan air kencing dan kotoran bisa jatuh ke bawah melalui sela lantai panggung ( tataban ) karena kotoran dan air kencing akan menganggu kesehatan ternak jikala bersentuhan langsung dengan kaki kambing.

Lantai bawah panggung biasanya juga merupakan tempat mengumpulkan kotoran kambing yang bisa di gunakan menjadi pupuk, bahkan beberapa teman peternak yang sudah maju biasanya membuat lantai ini dengan di semen dan dibuat kemiringan agar supaya kotoran mudah mengumpul , bahkan ada juga yang di desain untuk mengumpulkan air kencing kambing yang juga sebagai pupuk.

Membangun kandang kambing PE memang sebaiknya tidak terlalu dekat dengan pemukiman namun jikala terpaksa juga tidak terlalu riskan karena jika kita rajin membersihkan dan dengan sanitasi kandang yang baik tidak menimbulkan bau yang menganggu, kebanyakan peternak di lingkungan saya juga membangun tidak jauh dari rumah, namun jikala anda membangun dengan tujuan untuk memelihara dalam jumlah banyak tentu harus di perhitungkan lebih matang.

Mungkin sebenarnya adalah hal yang wajar ketika kita memelihara ternak kambing dan timbul bau kotoran dikandang kita . Oleh karena itu tidak disarankan untuk membuat kandang ternak di dekat perumahan penduduk . Tapi jika lahan terbatas , mau gimana lagi . Tentunya harus dengan konsekwensi pengelolaan kotoran ternak yang bagus . seperti irigasi urine dan kotoran yang harus sering di bersihkan .

Kita punya pengalaman tetang problem bau kotoran terutama di musim hujan . Ternyata bau kotoran sangat menyengat jika kotoran sudah bercampur dengan urine . Akhinya kita mencoba untuk memisakan antara kotoran dan urine dengan membikin filter kotoran . Alhamdulillah masalah bau kotoran teratasi dan pembersihan kotoran jadi sangat mudah .