Jumat, 02 November 2012

CONTOH PROPOSAL HANDTRACKTOR




KELOMPOK TANI SIASAYANGNGI II
DESA BUNGA-BUNGA
KECAMATAN MATAKALI KAB.POLEWALI MANDAR

Nomor : 001/KT-SY/-DB/IX/2012                                         Bunga-Bunga, 1 September 2012
Lamp   : 1 Berkas
Perihal : Permohonan Bantuan Hand Traktor
Kepada Yang terhormat :
Bapak Gubernur Provinsi Sulawesi Barat
Di
Mamuju
Dengan hormat,
Puji syukur marilah kita panjatkan kehadhirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya, sehingga kita masih bisa beraktifitas sebagaimana mestinya.
Dalam rangka mengembangkan ekonomi kerakyatan serta peningkatan pemberdayaan mayarakat Indonesia, khususnya petani menuju tercapainya kesejahteraan hidup petani. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, karena keterbataan modal kelompok tani untuk mengembangkan ekonomi anggota serta pemanfaatan sumber daya alam yang ada, maka kami mengajukan permohonan bantuan mesin hand traktor.
Demikian permohonan ini kami ajukan, atas perhatian dan tindak lanjutnya kami ucapkan terima kasih.

Mengetahui,
Kepala Desa Bunga-Bunga                                                                 Ketua Kelompok

SUMAN.T                                                                                          HUSAIN

PPK Kec.Matakali                                                                              PPL Desa Bunga-Bunga

ABDULLAH.M.SP                                                                          SITTI.HASBIAH.SP
NIP. 196201011988031037                                                               NIP. 197812092009032003                                                                      Camat Matakali


A.MAHADIANA DJABBAR,SIP,MSi
Pangkat          : Penata Tk I
NIP                :19710403 1991012002
Tembusan :
1. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Polewali Mandar.
2. Dinas Kehutanan Dan Perkebunan Kabupaten Polewali Mandar.
3. Arsip.



BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Dasar Pemikiran
Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 bertujuan antara lain mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan kesejahteraan warga negara. Pemerintah bertekad untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mengurangi angka kemiskinan. Dikarenakan Indonesia adalah negara agraris, tema tersebut diwujudkan salah satunya dengan peningkatan pelayanan dasar dan pembangunan pedesaan serta percepatan pertumbuhan yang berkualitas dengan memperkuat daya tahan ekonomi yang didukung oleh pembangunan pertanian yang maju. Iklim di Negara kita sangat menunjang terhadap kegiatan sektor pertanian. Sebagian besar penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani, walaupun saat ini pertanian kita agak terpuruk atau bisa dikatakan pertanian kita kalah dengan negara lain khususnya dalam bidang teknologi pertanian. Pada tahun 1984 berkat upaya pemerintah melalui program pembangunan pertanian terutama dalam pengadaan kebutuhan pokok yaitu beras, untuk pertama kalinya Indonesia bisa mencapai swasembada beras. Syukurlah pada tahun 2008 swasembada beras tercapai lagi. Sebagai lanjutan program pemerintah dalam pembangunan pertanian tidak hanya untuk mencapai swasembada beras, juga di titik beratkan pada peningkatan kesejahteraan petani. Petani adalah pelaku utama dalam pembangunan pertanian, juga bisa dikatakan petani adalah pelaku utama perekonomian di Indonesia. Akan tetapi tujuan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani belum bisa dirasakan oleh petani itu sendiri. Banyak sekali hambatan dalam mewujudkan program pemerintah, dalam hal ini ada beberapa faktor yang mempegaruhi tersendatnya program pemerintah di antaranya adalah :
  1. Beralihnya tenaga kerja muda di pedesaan ke sektor industri.
  2. Berkurangnya tenaga kerja dibidang pertanian.
  3. Kurangnya penggunaan alat-alat pertanian yang lebih modern
  4. Mahalnya alat-alat pertanian yang modern.
Dari perubahan tersebut diatas dampak yang dirasakan khususnya oleh para petani yang tergabung pada kelompok tani Siasayangi II adalah sulitnya mencari tenaga kerja untuk pengolahan lahan, sehingga pengolahan lahan mempunyai rentang waktu yang lama, yang mengakibatkan sebagian lahan petani menjadi tidak serentak dalam bercocok tanam. Sehingga pengolahan menjadi kurang optimal, dan tidak dapat memutus rantai makanan hama tikus. Peluang untuk meningkatkan produktivitas padi sawah melalui sentuhan teknologi mekanisasi pertanian masih cukup terbuka melalui pemanfaatan potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal, melihat peluang yang ada diwilayah kelompok tani Siasayangi Desa Bunga-Bunga adalah pemenuhan kebutuhan pengadaan Hand Traktor untuk pengolahan lahan pertanian yang cocok dengan kondisi hamparan kelompok.


1.2. Tujuan
Tujuan diadakannya pengadaan Hand Traktor di lahan hamparan kelompok tani Siasayangi adalah :
  1. Tepatnya waktu pengolahan lahan sawah untuk tanam lebih serempak.
  2. Untuk menjadikan pengolahan lahan secara optimal
  3. Meningkatnya produktivitas komoditi padi sawah.
  4. Untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian.
  5. Meningkatkan efektivitas para petani dalam usaha tani.
  6. Meningkatkan pemerintah dalam pelaksanaan program pertanin terutama Peningkatan Produksi Beras Secara Nasional.
  7. Mengendalikan hama tikus.
BAB II
KEADAAN
1.1 Latar Belakang
Kelompok tani Siasayangi bersekretariat di Dusun II Bunga-Bunga Desa Bunga-Bunga jarak dari pemerintah desa kurang lebih 100 m. Semua anggota kelompok bermata pencaharian sebagai petani baik pangan maupun sayuran, selain itu juga beternak ayam, Kambing dan sapi dengan skala kecil sebagai penghasilan tambahan. Dengan kehidupan yang sederhana dengan kebanyakan masih berpendidikan sekolah dasar tetapi masih menjalankan kehidupan bergotong royong .Sarana transportasi berupa angkutan umum dengan prasarana jalan yang sudah lancar dan masuk kendaraan, sehingga pengangkutan hasil pertanian cukup lancar.
Kelompok tani Siasayangi berdiri berdasarkan kepentingan bersama dalam mengelola lahan pertanian berupa sawah di Bunga-Bunga dengan luas areal sawah ± 21 Ha dengan data sebagai berikut :
Jumlah pemilik 38 orang dengan tingkat produki padi 5 ton/Ha dengan pola tanam sebagian besar padi – palawija. Apabila melihat tingkat produksi pada padi berdasarkan data faktual belum begitu optimal, salah satunya dengan pengadaan sarana mekanisasi pertanian berupa hand traktor untuk meningkatkan produksi padi menjadi 6-7 ton/ha.
2.1. Data Wilayah
Desa Karanggaym berada di wilayah Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Sedangkan batas wilayahnya adalah :
  • Sebelah barat               : Desa Patampanua, Kec. Matakali
  • Sebelah timur              : Desa Duampanua Kec.Anreapi dan Desa Madatte Kec.Polewali
  • Sebelah utara               : Desa Pasiang Kec.Matakali
  • Sebelah selatan            : Desa Patampanua Kec.Matakali
3.2. Data Lahan
Kelompok tani kami mempunyai luas lahan :
Sawah                : 21,215 Ha
Tegal                  : - Ha
Pekarangan         : - Ha
Jumlah                : 21,215 Ha

3.3. Data Kelompok
Nama Kelompok            : SIASAYANGI II
Tanggal Berdiri              : 6  Maret  2011
Jumlah Anggota             : 25 orang

BAB III
RENCANA KEGIATAN PENGADAAN HAND TRAKTOR
3.1. Lokasi Areal Pertanian.
Lokasi areal pertanian yang diupayakan untuk dapat menggunakan mesin traktor pada saat pengolahan lahan di Dusun II Bunga-Bunga seluas 21 Ha.
 3.2. Pemberdayaan Kelembagaan Petani
Dalam rangka pemberdayaan kelompok tani Siasayangi II upaya yang sedang dilakukan adalah meningkatkan aktivitas petani, penumbuhan kerjasama anggota dalam kelompok tani dan kerjasama antar kelompok tani, serta meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan para petani dalam menerapkan teknologi anjuran, pemupukan yang optimal serta pengendalian hama dan penyakit tanaman.
3.3. Peningkatan Produksi Pertanian
Dengan tersedianya alat pertanian hand traktor di kelompok tani Siasayangi II diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan dan dapat meningkatkan produksi padi serta efektivitas petani dalam mengelola lahan, sehingga petani mampu memanfatkan waktu dalam mengelola pertanian selain lahan sawah untuk meningkatkan pendapatannya, terutama dalam bidang peternakan. Dan diharapkan dapat merubah pola tanam dari padi – palawija menjadi padi – padi – palawija.

BAB IV
KEBUTUHAN DAN PELAKSANAAN
4.1. Alat.
Alat yang dibutuhkan dalam pengadaan mekanisasi pertanian adalah Hand Traktor
4.2. Pelaksanaan.
Pelaksanaan pengadaan traktor di kelompok tani Siasayangi II Dusun II Bunga-Bunga Desa Bunga-Bunga diharapkan pelaksanaannya dapat terselenggara pada tahun 2013.
4.3. Kondisi Lokasi
Kondisi Lokasi Untuk pelaksanaan pengadaan Hand Traktor pada lahan kelompok tani sebagai berikut:
a.       Tersedianya jalan produksi ditengah lokasi lahan hamparan kelompok.
b.      Memungkinkannya penggunaan Hand Traktor pada lahan sawah hamparan kelompok.
c.       Apabila melihat keadaan kondisi lokasi maka pengadaan hand traktor sangat memungkinkan dalam pengolahan lahan di sawah hamparan kelompok tani Siasayangi II.
4.4. Sumber Pendanaan
Sumber pendanaan dalam rangka pengadaan hand traktor di kelompok Siasayangi dari :
Bantuan Dinas Pertanian dan Peternakan Propinsi Sulawesi Barat.
BAB V
HARAPAN DAMPAK DARI ADANYA PENGADAAN HAND TRAKTOR
Sebagai upaya yang sesuai dengan keinginan dan tujuan kegiatan melalui pengadaan traktor pada lahan sawah hamparan kelompok tani Sumber Rejeki dalam rangka :
  1. Peningkatan pendapatan para petani dari efektivitas pengolahan lahan, diluar hasil usaha lahan sawah, seperti pemeliharaan ternak.
  2. Adanya peningkatan produktivitas hasil padi dari 5 ton /ha menjadi 6-9 ton/ha.
  3. Peningkatan produktivitas lahan sawah dari pola tanam 1 tahun, padi – palawija menjadi padi – padi – palawija.
  4. Apabila dapat tanam dengan serempak diharapkan dapat memutus siklus rantai hama tikus.

BAB VI
SISTEM PENGELOLAAN
Bantuan yang kami ajukan, akan kami kelola dengan sistam sebagai berikut :
  1. Kami menunjuk 2 orang sebagai operator hand traktor
  2. Operator hand traktor mendapatkan 50% dari hasil sewa
  3. Pemupukan modal kelompok sebesar 20%
  4. Biaya perawatan dan bahan bakar sebesar 30%
BAB VII
PENUTUP
Demikian proposal ini kami buat, berdasarkan kebutuhan yang sesuai dengan kondisi lapangan, serta mudah-mudahan upaya pengadaan hand traktor ini dapat perhatian pemerintah melalui bantuan hand traktor untuk mendukung kegiatan para petani dalam mengelola usaha taninya. Atas segala perhatiannya kami sampaikan ucapan terimakasih.
Bunga-Bunga , 01 September 2012
Kepala Desa Bunga-Bunga                                                                 Ketua Kelompok


SUMAN.T                                                                                          HUSAIN

Mengetahui
Camat Matakali


A.MAHADIANA DJABBAR,SIP,MSi
 Pangkat          : Penata Tk I
 NIP                :19710403 1991012002

PPK Kec.Matakali


ABDULLAH.M.SP
NIP. 196201011988031037
PPL Desa Bunga-Bunga


  SITTI.HASBIAH.SP
NIP. 197812092009032003
.                                                                                  
                                                           
Kepala Dinas Pertanian
Dan Peternakan Kab.Polewali Mandar



Ir.BASIR.MMA
Pangkat:Pembina Tk I
     NIP:195909091990031012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan Komentarnya Disini...................