Rabu, 12 Februari 2014

SONTOH PERHITUNGAN DRAINASE

Saluran Air | Saluran Drainase | Syarat Saluran Terbuka & Tertutup

 
 
Sudah bukan rahasia lagi kalau tiba musim hujan pasti banyak orang yang merasa khawatir akan terjadinya banjir, apalagi bagi mereka yang tinggal di wilayah yang rentan banjir atau menjadi langganan banjir. Penyebab utama genangan atau banjir memang ada banyak faktor, makin berkurangnya daerah resapan air hujan, karena meningkatnya luas daerah yang ditutupi oleh perkerasan, dengan meningkatnya pembangunan permukiman dapat mengakibatkan waktu berkumpulnya air (time of concentration) menjadi jauh lebih pendek, sehingga akumulasi air hujan yang terkumpul melampaui kapasitas drainase yang ada sehingga air meluap dari saluran drainase.
Untuk mengalirkan air hujan, dari suatu tempat ketempat lain, misalnya dari daerah permukiman kedaerah pembuanganseperti saluran utama,    sungai, danau, laut, dll, dibutuhkan sarana atau prasarana di permukiman berupa drainase permukiman.
Jaringan drainase berfungsi untuk menyalurkan air hujan agar lingkungan perumahan bebas dari genangan air; Untuk menentukan ukuran saluran drainase ditentukan berdasarkan kapasitas volume air yang akan ditampung dan frekwensi intensitas curah hujan 5 tahunan dan daya resap tanah;
Sitem saluran dapat terbuka atau tertutup:

       Persyaratan saluran terbuka :
       o  Saluran berbentuk ½ lingkaran, diameter minimum 20cm;
       o  Kemiringan saluran minimum 2%
       o  Kedalaman saluran minimum 40cm;
       o  Bahan bangunan : tanah liat, beton, batu bata, batu kali;

       Persyaratan Saluran tertutup :
       o  Saluran    dilengkapi   dengan    lubang   kontrol   pada   setiap  jarak  minimal
          10meter dan pada setiap belokan;
       o  Kemiringan saluran minimum 2%
       o  Kedalaman saluran minimum 30cm;
       o  Bahan bangunan : PVC, tanah liat, beton, batu bata, batu kali;
Saluran air hujan didesain untuk digunakan atau dipakai hanya untuk dilingkungan permukiman. Pada umumnya, bebean hidup adalah orang, bila dilalui  kendaraan roda dua (motor) atau roda 4 (mobil) maka saluran tersebut harus ditutup dengan plat beton bertulang tebal 10-12cm. Pada lokasi pinggir jalan raya yang dapat dilewati oleh kendaraan berat seperti truk, dll, saluran air hujan tidak direkomendasikan ditempat tersebut. Pada saluran air hujan, air hujan yang masuk kesaluran adalah air hujan yang tidak tercemar dan bukan air limbah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan Komentarnya Disini...................